Abstract
Manusia memiliki hak untuk merasa aman dari kejahatan. Pemenuhan rasa aman tercantum dalam tujuan ke-16 Sustainable Development Goals (SDGs). Indonesia masih memiliki tingkat keamanan yang rendah dibandingkan negara lain, salah satunya disumbang oleh Provinsi Sumatera Utara. Tingginya tingkat kriminalitas di wilayah ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor sosial, ekonomi, demografi, dan politik, tetapi juga efek spasial, yaitu terdapat pengaruh wilayah sekitar yang juga memiliki tingkat kriminalitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kriminalitas dengan mempertimbangkan efek spasial. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik. Metode yang diterapkan adalah Geographically Weighted Regression (GWR) yaitu regresi yang memperhitungkan perbedaan pengaruh antarvariabel di setiap lokasi, dengan pembobot Fixed Gaussian yang mempertimbangkan kedekatan spasial berdasarkan jarak tetap. Hasil penelitian menunjukkan adanya heterogenitas spasial yaitu variasi hubungan antarvariabel di tiap wilayah. Variabel yang signifikan memengaruhi tingkat kriminalitas adalah rata-rata lama sekolah, kepadatan penduduk, pengeluaran perkapita, jumlah polisi, dan rasio gini.
Cite
CITATION STYLE
Sinaga, V. M., & Pasaribu, E. (2025). Analisis Spasial Tingkat Kriminalitas Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2022. Seminar Nasional Official Statistics, 2025(1), 131–140. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2025i1.2464
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.