Strategi Penanganan Krisis Kepariwisataan dalam Kebijakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

  • Kurniasari N
N/ACitations
Citations of this article
339Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sebagai salah satu negara yang terletak di lempengan Indo-Australia dan Eurasia, Indonesia rawan terhadap berbagai jenis bencana alam seperti gunung meletus dan gempa bumi yang seringkali diikuti oleh tsunami. Bencana alam bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, tidak terkecuali di wilayah-wilayah yang menjadi destinasi wisata. Ketika bencana alam melanda objek wisata Indonesia, saat itu pula organisasi kepariwisataan Indonesia mengalami krisis, di antaranya adalah objek wisata itu sendiri, hotel, restoran, dan semua organisasi terkait lainnya. Maka dari itu diperlukan penanggulangan krisis yang tepat. Penelitian ini berusaha mengamati strategi penanganan krisis yang terjadi di sektor pariwisata Indonesia yang dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini adalah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Menggunakan paradigma post-positivistik, penelitian ini dekati secara kualitatif dengan strategi penelitian deskriptif melalui wawancara mendalam kepada informan terpilih, yaitu unsur pengarah BNPB Indonesia. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa Indonesia menangani krisis di sektor pariwisata dengan beberapa tahap seperti rehabilitasi, rekonstruksi, dan recovery (pemulihan) hingga build back better.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kurniasari, N. (2017). Strategi Penanganan Krisis Kepariwisataan dalam Kebijakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Mediator: Jurnal Komunikasi, 10(2), 177–189. https://doi.org/10.29313/mediator.v10i2.3007

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free