Penularan virus HIV yang salah satunya melalui hubungan seksual risiko tinggi semakin meningkatkan penularan HIV dari individu positif ke individu negatif. Ketika hal tersebut terjadi pada istri yang positif HIV karena tertular suami, akan muncul berbagai ketakutan yang semakin memperburuk kondisi istri, seperti stigma masyarakat dan kekhawatiran terhadap anak-anak yang juga akan tertular HIV. Ketidakmampuan dalam menghadapi masalah terkait status positif HIV membuat para istri akan semakin tidak mampu menilai hidup mereka berharga sehingga makna hidup mereka menghilang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan logoterapi dalam pencapaian makna hidup wanita dewasa awal yang terdiagnosa HIV karena tertular suami. Terdapat tiga partisipan penelitian dan memiliki makna hidup yang rendah berdasarkan alat ukur TaruMiLS (Tarumanagara Meaning in Life Scale) yang dikembangkan oleh Suyasa dengan total 62 item. Berdasarkan hasil intervensi logoterapi yang diberikan selama 11 sesi, terjadi perubahan antara pretest dan posttest yang menunjukkan bahwa logoterapi berhasil membantu partisipan untuk mencapai makna hidup yang lebih positif dengan kondisi status positif HIV mereka saat ini.Kata Kunci: logoterapi, makna hidup, wanita dewasa awal, HIV.
CITATION STYLE
Utami, S., Mar’at, S., & Suryadi, D. (2017). Peranan Logoterapi terhadap Pencapaian Makna Hidup Wanita Dewasa Awal (Studi pada Wanita Dewasa Awal yang Terdiagnosa HIV karena Tertular Suami). Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 1(1), 160. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v1i1.346
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.