Abstract
Dalam proses produksi metil asetat, masih terdapat metanol yang tersisa (tidak ikut bereaksi) di bagian produk. Hal ini dikarenakan jumlah metanol yang diumpankan berlebih agar kesetimbangan bergeser ke arah produk. Sehingga metanol ini dapat direcycle kembali untuk direaksikan dimana sebelum itu harus dilakukan distilasi agar diperoleh metanol dengan kemurnian yang lebih tinggi. Proses distilasi digunakan untuk memisahkan komponen–komponen penyusun dari suatu campuran berdasarkan titik didihnya. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tekanan feed optimum dengan melakukan trial tekanan dari 0,2 atm. Simulasi dilakukan menggunakan software ChemCAD dengan model termodinamika NRTL. Darisimulasi yang dilakukan, didapatkan tekanan feed optimum pada 0,9 atm dengan kemurnian produk 99,3987% (b/b), jumlah yang dihasilkan 5.133,75 kg/jam dan konsumsi energi reboiler 6.413.140 kJ/jam.
Cite
CITATION STYLE
Angestine, F., & Wibowo, A. A. (2023). PENENTUAN TEKANAN FEED OPTIMUM DALAM PEMURNIAN METANOL BERBASIS CHEMCAD. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 6(2), 76–81. https://doi.org/10.33795/distilat.v6i2.95
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.