Abstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang masih membutuhkan penanganan hingga saat ini. Salah satunya yakni memberantas larva nyamuk DBD memakai larvasida. Penelitian ini membahas mengenai model penyebaran penyakit DBD tipe SIR, kelompok populasi manusia (host) dipilah menjadi tiga kelas, yaitu Susceptible, Infected, dan Recovered, sedangkan populasi nyamuk (vektor) juga dalam tiga kelas, yakni ASI (Aquatic, Susceptible, dan Infected). Selanjutnya dari model ditentukan titik kesetimbangan, bilangan reproduksi dasar, analisis kestabilan terhadap titik kesetimbangan bebas penyakit dan simulasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi â„›0 < 1 titik kesetimbangan tanpa penyakit stabil asimtotik. Hasil simulasi pengaruh penggunaan larvasida terhadap penyebaran penyakit DBD juga menunjukkan bahwa semakin meningkatnya jumlah kematian larva karena pengaruh penggunaan larvasida menyebabkan bilangan reproduksi dasar semakin menurun bahkan sangat kecil sehingga hal ini dapat membantu menekan laju penyebaran penyakit DBD tersebut dalam populasi.
Cite
CITATION STYLE
Bano, E. N., Leltakaeb, A., & Obe, L. F. (2022). ANALISIS KESTABILAN MODEL PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) TIPE SIR MEMAKAI LARVASIDA. STATMAT : JURNAL STATISTIKA DAN MATEMATIKA, 4(1), 9–27. https://doi.org/10.32493/sm.v4i1.17529
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.