Abstract
Dimsum banyak dikenal sebagai jajanan dengan rasa asin, manis, dan gurih, serta bentuk, tampilan dan jenis yang beraneka ragam. Beberapa macam dim sum yang rasanya gurih diantaranya seperti siomay, hakau, lumpia, bakpao, dan wotie. Jenis lain juga ada seperti pao yakni roti isian daging yang dikukus, serta lumpia yang juga tergolong ke dalam jenis dim sum. Dim sum mengandung karbohidrat, protein, lemak, dan kalori sehingga dim sum dapat dijadikan sebagai camilan sehat. Kandungan nutrisi pada dim sum perseratus gram, diantaranya karbohidrat dan protein serta mineral fosfor dan Kalsium. Umumnya, dim sum mengandung nutrisi berupa protein karena didukung bahan baku utamanya yang berasal dari kaya sumber protein hewani seperti golongan daging, namun kandungan serat dan vitaminnya rendah sehingga banyak dilakukan penambahan bahan nabati untuk meningkatkan kualitas zat gizi dalam dim sum. Sumber protein hewani tidak hanya berasal dari udang, tetapi bisa dari ikan laut dan tawar atau dari golongan kerrang dan protein keong. Edukasi dan pelatihan diversifikasi produk dimsum diberikan kepada UMKM Artha Food. UMKM ini usahanya dibidang frozen food : Tom Yum, Dimsum, dan lainnya.
Cite
CITATION STYLE
Bahrudin, D. f rosida, & Diandra, F. tri anggraeny. (2023). Bhakti Inovasi bagi Masyarakat dalam Edukasi Manfaat dan Diversifikasi Olahan Dimsum. DIANDRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2). https://doi.org/10.33005/diandra.v2i2.23
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.