PkM Pengenalan Wanamina: Pengintegrasi Wanamina di Kawasan Mangrove Kota Sorong

  • Ratna
  • Maipauw N
  • Loupatty E
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan populasi penduduk di dunia akan mengakibatkan peningkatan eksploitasi sumberdaya alam. 90% dari jumlah penduduk distrik Sorong Timur tersebut bekerja dengan memanfaatkam komoditi kayu mangrove dan batu karang yang ada di Kawasan mangrove sehingga Kawasan mangrove mengalami kerusakan serta mengurangi luasan mangrove di Kota Sorong. Tujuan dari kegiatan PkM ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada orang asli papua (OAP) tentang pentingnya pelestarian Kawasan mangrove (ekologi) dengan tidak mengeksploitasi secara berlebihan, serta memperkenalkan sistem wanamina sebagai konsep pengelolaan hutan mangrove yang diintegrasikan dengan kegiatan perikanan berupa budidaya ikan atau biota lainnya (ekonomi) yang dapat dijadikan sebagai alternatif pekerjaan untuk diterapkan di Kelurahan Klamana dan Klawalu, Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, Papua Barat Daya,

Cite

CITATION STYLE

APA

Ratna, Maipauw, N. J., Loupatty, E., Gultom, N., Sangaji, R., Ayomi, N. B., … Fahrizal, A. (2024). PkM Pengenalan Wanamina: Pengintegrasi Wanamina di Kawasan Mangrove Kota Sorong. Abdimas: Papua Journal of Community Service, 6(1), 40–48. https://doi.org/10.33506/pjcs.v6i1.3066

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free