Abstract
Tujuan ditulisnya naskah ini untuk mengulas kepemilikan dan keberadaan keris bagi warga Samin, yakni komunitas yang mewarisi ajaran Ki Samin Surosentiko sejak era kolonial Belanda hingga kini di Kudus Jateng. Data diperoleh dengan wawancara dan observasi dengan analisis deskriptif kualitatif. Keris diperankan sebagai mitra hidup batin dan pengendali sikap sombong sehingga kepemilikannya dirahasiakan. Pewarisan keris berdasarkan persetujuan keris dengan cara ‘dialog’ magis antara si pemegang keris dengan keris, ada kalanya persetujuan keris dengan lambang dalam mimpi pewaris. Pewaris keris hanya lelaki dan tokoh (botoh) Samin.
Cite
CITATION STYLE
Rosyid, M. (2020). MAKNA KERIS BAGI WARGA SAMIN DI KUDUS. Kebudayaan, 14(2), 91–102. https://doi.org/10.24832/jk.v14i2.275
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.