Abstract
Tindakan bullying di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan hal ini jelas menjadi kekhawatiran bagi semua pihak terutama para orang tua yang memiliki anak dan menjadi masalah sosial yang sangat meresahkan di masyarakat. Berdasarkan data KPAI ada 2355 kasus bullying di Indonesia pada tahun 2023, 837 kasus diantaranya terjadi di lingkup satuan pendidikan. Untuk mencegah tidak meluasnya tindakan bullying di lingkup satuan pendidikan maka diperlukan adanyanya sosialisasi pencegahan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk memberi pemahaman kepada siswa Sekolah Dasar Negeri No 51 Sungai Raya tentang perbuatan bullying, memberikan edukasi bahwa perbuatan bullying tidak boleh dilakukan yang akan berdampak pada penurunan prestasi di sekolah dan permasalahan pada kejiwaan seseorang. Metode pelaksanaan PKM dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, ceramah dan diskusi. Hasil PKM menunjukan siswa memahami materi yang disampaikan, mampu menjawab pertanyaan yang diajukan dan peserta memahami materi dengan baik dibuktikan dengan nilai Post Test yang mencapai 76%. Kesimpulan kegiatan PKM sosialisasi ini dapat menjadi alternatif pencegahan bullying dilangan siswa. Kata kunci: Bullying, pencegahan, sosialisasiBullying in Indonesia in recent years has shown a significant increase, this is clearly a concern for all parties, especially parents who have children and has become a very unsettling social problem in society. Based on KPAI data, there are 2355 cases of bullying in Indonesia in 2023, 837 of which occurred within the scope of education units. To prevent the spread of bullying within the scope of education units, it is necessary to socialize prevention. The purpose of community service is to provide understanding to students of State Elementary School No. 51 Sungai Raya about bullying, provide education that bullying should not be done, which will have an impact on declining achievement in school and problems in a person's psyche. The method of implementing PKM is carried out in the form of socialization, lectures and discussions. The results of PKM showed that students understood the material presented, were able to answer the questions asked by the participants, and understood the material well, as evidenced by the posttest score, which reached 76%. Conclusion of this socialization PKM activity can be an alternative to prevent bullying by students. Keywords: Bullying, prevention, socialization
Cite
CITATION STYLE
Sulisdiani, I., Fatmawati, F., Yohanes, Y., Marini, M., & Batualo, I. D. (2024). SOSIALISASI PENCEGAHAN TINDAKAN BULLYING DI SEKOLAH DASAR NEGERI 51 SUNGAI RAYA KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA. Jurnal Abdi Insani, 11(4), 1576–1583. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i4.1896
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.