Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD), Suatu Metode Analisis DNA Dalam Menjelaskan Berbagai Fenomena Biologi

  • Anggereini E
N/ACitations
Citations of this article
296Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan biologi saat ini mulai merambah ke bidang molekuler. Bidang molekulersering menjadi acuan untuk menjawab permasalahan- permasalahan biologi yang selama ini tidak bisa dijawabdengan cara analisis pengamatan biasa. Apalagi tingkat keakuratan dengan merujuk ke molekuler sangat tinggidibandingkan dengan cara yang konvensional. Analisis molekuler dalam hal ini adalah analisis kepada DNAorganisme tersebut. Banyak metode yang dapat dilakukan jika kita ingin menganalisis DNA.. Salah satu metodeanalisis DNA adalah Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD). RAPD mengidentifikasi polimorfis DNA dariorganisme yang diteliti. DNA organisme tersebut diamplifikasi dengan teknik PCR (Polymerase Chain Reaction).Suatu organisme dapat berbeda pada tingkat DNA dalam hal perbedaan urutan nukleotida.

Cite

CITATION STYLE

APA

Anggereini, E. (2012). Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD), Suatu Metode Analisis DNA Dalam Menjelaskan Berbagai Fenomena Biologi. Biospecies, 1(2). https://doi.org/10.22437/biospecies.v1i2.274

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free