Abstract
Polimer Fe(III) berbasis Ion Imprinted Polymers atau yang disebut IIPs-Fe (III) telah berhasil disintesis menggunakan metode cooling-heating dengan asam metakrilat (MAA) seba- gai monomer fungsi, etilen glikoldimetakrilat (EDGMA) sebagai pengikat silang, benzoil pe- roksida (BPO) sebagai inisiator, dan acetonitril sebagai pelarut. NIP (Non Imprinted Polymer) juga disintesis tanpa menggunakan zat aktif Fe(III) yang berfungsi sebagai polimer pemband- ing. Polimer Fe(III) yang dihasilkan selanjutnya digerus dan diekstraksi dengan menggunakan etanol (8,5 mL), air deionisasi (15 mL), dan HCl (8 mL; 1 M) untuk memisahkan ion Fe (III) dari polimer. Setelah diekstraksi kemudian hasilnya dikarakterisasi menggunakan FTIR, XRD dan SEM. Hasil FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi khas pada setiap ikatan atom yang menjadi penyusun pada polimer IIPs-Fe(III). Berdasarkan hasil FTIR, terjadi perubahan % transmitansi pada polimer sebelum dan setelah ekstraksi, yaitu untuk gugus C=O nilai % transmitansi berubah dari 75% menjadi 82,5%, gugus C-H dari 94% menjadi 95%, gugus C-O dari 74% menjadi 75%, dan gugus C=N dari 92,5% menjadi 95%. Hal ini menunjukkan bahwa ion Fe(III) telah berkurang dari IIPs-Fe(III) akibat proses ektraksi. Hasil XRD menunjukkan bahwa nilai FWHM sedikit turun dari 1,911 nm menjadi 1,910 nm. Hal ini menunjukkan tidak terjadi perubahan yang signifikan pada ukuran kristalitnya. Sedangkan dari analisis SEM dipe- roleh informasi bahwa jumlah rongga yang tercipta pada IIPs-Fe (III) untuk ukuran <100nm sebanyak 237 rongga. ABSTRACT:
Cite
CITATION STYLE
Kartika, H. D., Jorena, J., Monado, F., & Royani, I. (2022). Analisis Jumlah Rongga Tercetak pada Ion Imprinted Polymer (IIPs)-Fe(III) Yang disintesis menggunakan Metode Cooling-heating. Jurnal Penelitian Sains, 24(1), 18. https://doi.org/10.56064/jps.v24i1.680
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.