Perilaku Agresi Anak Usia Menengah dan Remaja Ditinjau dari Attachment Orangtua-Anak

  • Paramita S
  • Soetikno N
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kelekatan (attachment) orangtua-anak menjadi salah satu faktor pembentuk perilaku anak. Salah satu perilaku yang dapat dikaitkan dengan kelekatan orangtua-anak adalah perilaku agresi. Perilaku agresi seringkali ditunjukkan anak-anak dan remaja, misalnya memukul, mengejek, bahkan membunuh. Ada perilaku agresi yang ditunjukkan secara impulsif, ada juga yang dilakukan dengan perencanaan untuk mencapai tujuan tertentu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pada perilaku agresi yang dilakukan anak usia menengah dan remaja ditinjau dari attachment orangtua-anak. Metode yang digunakan adalah studi cross-sectional. Pengambilan data penelitian ini melibatkan 422 subyek berusia 9-11 tahun (anak usia menengah) dan 12-14 tahun (remaja) yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan ditinjau tidak terdapat perbedaan signifikan pada perilaku agresi yang dilakukan anak usia menengah dan remaja ditinjau dari semua jenis attachment orangtua-anak.

Cite

CITATION STYLE

APA

Paramita, S., & Soetikno, N. (2018). Perilaku Agresi Anak Usia Menengah dan Remaja Ditinjau dari Attachment Orangtua-Anak. Journal Psikogenesis, 5(1). https://doi.org/10.24854/jps.v5i1.493

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free