PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KERUGIAN KONSUMEN ATAS CACAT TERSEMBUNYI PADA PEMBELIAAN KENDARAAN BEKAS ONLINE BERDASARKAN UU NO 8 TAHUN 1999

  • Apippullah A
  • Kurniawan
  • Nizia Kusuma Wardani
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap konsumen ataspembelian kendaraan bekas yang terdapat cacat tersembunyi pada barang tersebut, sertamengetahui akibat hukumterhadap pelaku usaha yang menjual kendaraan bekas yang memilikicacat tersembunyi.Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif-empiris denganmenggunakan metode pendekatan perundang-undangan (Statue Approach), pendekatankonseptual (Conceptual Approach), dan pendekatan sosiologis atau empiris (SosiolegalResearch). Dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Perlindungan terhadapkonsumen dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu perlindungan hukum perventif dan perlindunganhukum represiv. Perlindungan hukum perventif bertujuan untuk mencegah terjadinya sengketa.Pelaku usaha dalam penelitian ini menjaga kepercayaan konsumennya. Akibat hukum dalampenelitian ini berupa akibat hukum sanksi. Tanggung jawab pelaku usaha kendaraan bekas viaonline atas konsumen yang mengalami kerugian yaitu pengembalian uang atau penggantianbarang yang sejenisnya. Mengenai cacat tersembunyi pada kendraan bekas berdasarkan hukumperlindungan konsumen bahwa prinsip tanggung jawab berdasarkan kesalahan (fault liabilityatau liability based on fault ).Kata Kunci :Perlindungan Konsumen, Jual Beli, Cacat tersembunyi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap konsumen atas pembelian kendaraan bekas yang terdapat cacat tersembunyi pada barang tersebut, serta mengetahui akibat hukumterhadap pelaku usaha yang menjual kendaraan bekas yang memiliki cacat tersembunyi.Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif-empiris dengan menggunakan metode pendekatan perundang-undangan (Statue Approach), pendekatan konseptual (Conceptual Approach), dan pendekatan sosiologis atau empiris (Sosiolegal Research). Dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Perlindungan terhadap konsumen dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu perlindungan hukum perventif dan perlindungan hukum represiv. Perlindungan hukum perventif bertujuan untuk mencegah terjadinya sengketa. Pelaku usaha dalam penelitian ini menjaga kepercayaan konsumennya. Akibat hukum dalam penelitian ini berupa akibat hukum sanksi. Tanggung jawab pelaku usaha kendaraan bekas via online atas konsumen yang mengalami kerugian yaitu pengembalian uang atau penggantian barang yang sejenisnya. Mengenai cacat tersembunyi pada kendraan bekas berdasarkan hukum perlindungan konsumen bahwa prinsip tanggung jawab berdasarkan kesalahan (fault liability atau liability based on fault ).

Cite

CITATION STYLE

APA

Apippullah, A., Kurniawan, & Nizia Kusuma Wardani. (2024). PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KERUGIAN KONSUMEN ATAS CACAT TERSEMBUNYI PADA PEMBELIAAN KENDARAAN BEKAS ONLINE BERDASARKAN UU NO 8 TAHUN 1999. Commerce Law, 4(2), 413–421. https://doi.org/10.29303/commercelaw.v4i2.5268

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free