Edukasi Dan Penggunaan KB Implan Dan IUD Di Wilayah Puskesmas Sidomulyo

  • Hayati S
  • Salim A
  • Salsabila A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk setiap tahunnya menjadi salah satu perhatian Pemerintah dan tenaga kesehatan. Program Pemasangan Kb gratis menjadi salah satu upaya untuk menjarangkan kehamilan dan menekan angka kelahiran. Metode kontasepsi jangka panjang dinilai efektif untuk mengatasi masalah peningkatan penduduk. Namun, penggunaan implan dan IUD masih sedikit dibandingkan KB jenis lain. Tujuan Pengabdian masyarakat Ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan Pasangan usia subur (PUS) sehingga angka pengguna Implan dan IUD meningkat. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dimulai dari tahap perencanaan, pemberian edukasi terkait KB jangka panjang dengan metode ceramah,  tanya jawab dan dilanjutkan dengan Pemasangan KB implan dan IUD. Hasil pangabdian masyarakat ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan Pasangan Usia Subur mengenai KB Implan dan IUD. Dari total 23 peserta yang mengikuti kegiatan ini terdapat 20 orang (86,95%) sebagai akseptor Implan dan 3 orang (13,04%) akseptor IUD. Ini menandakan adanya peningkatan jumlah pengguna dari KB Implan dan IUD.Peningkatan jumlah penduduk setiap tahunnya menjadi salah satu perhatian Pemerintah dan tenaga kesehatan. Program Pemasangan Kb gratis menjadi salah satu upaya untuk menjarangkan kehamilan dan menekan angka kelahiran. Metode kontasepsi jangka panjang dinilai efektif untuk mengatasi masalah peningkatan penduduk. Namun, penggunaan implan dan IUD masih sedikit dibandingkan KB jenis lain. Tujuan Pengabdian masyarakat Ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan Pasangan usia subur (PUS) sehingga angka pengguna Implan dan IUD meningkat. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dimulai dari tahap perencanaan, pemberian edukasi terkait KB jangka panjang dengan metode ceramah,  tanya jawab dan dilanjutkan dengan Pemasangan KB implan dan IUD. Hasil pangabdian masyarakat ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan Pasangan Usia Subur mengenai KB Implan dan IUD. Dari total 23 peserta yang mengikuti kegiatan ini terdapat 20 orang (86,95%) sebagai akseptor Implan dan 3 orang (13,04%) akseptor IUD. Ini menandakan adanya peningkatan jumlah pengguna dari KB Implan dan IUD.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hayati, S., Salim, A., Salsabila, A., Cristiani, G., Al azimah, L., Ariana, … Sani, N. P. (2024). Edukasi Dan Penggunaan KB Implan Dan IUD Di Wilayah Puskesmas Sidomulyo. Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi Dan Berkarya, 3(1), 06–10. https://doi.org/10.56630/jenaka.v3i1.779

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free