PENGARUH PEMBERIAN BAHAN ALAM PADA PENGOBATAN DIABETES MELITUS DENGAN GLIBENKLAMID

  • Pangestu N
  • Asmanandilah A
  • Fitri Andriani D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diabetes adalah kelainan metabolik heterogen yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, gangguan kerja insulin, atau keduanya. Salah satu pengobatan diabetes mellitus tipe 2 golongan antidiabetik yang paling banyak digunakan adalah golongan sulfonilurea yaitu glibenklamid yang jumlahnya mencapai 29,9% serta bekerja dengan cara merangsang sel β pankreas untuk mengeluarkan insulin. Tujuan dari review  jurnal ini adalah untuk membandingkan efektivitas pengobatan diabetes mellitus secara obat sintesis yaitu glibenklamid dengan obat herbal yaitu Daun salam (Syzygium Polyanthum Wight), Daun Tamoenju (Hibiscus Syrattensis L), Daun Senggani (Melastomapolyanthum .Bl), Daun Sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.F.)Ness), Daun Ramania (Bouea macrophylla Griffith), Daun Sirsak (Annona muricata L), Biji Habbatussauda (Nigella sativa), Lidah Buaya (Aloe vera), Ekstrak Etanol Meniran (Phyllanthus niruri L.), Biji Mahoni (Swietenia mahogani (L.) Jacq. Berdasarkan hasil perbandingan beberapa kombinasi obat herbal dan glibenklamid, kombinasi dari ekstrak daun salam dan glibenklamid dapat membantu mengontrol kadar glukosa darah yang tinggi dan lebih efektif daripada obat herbal lainnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pangestu, N. M., Asmanandilah, A., Fitri Andriani, D., Tripani, M., Aliyah, N., & Akmal, T. (2024). PENGARUH PEMBERIAN BAHAN ALAM PADA PENGOBATAN DIABETES MELITUS DENGAN GLIBENKLAMID. Journal of Pharmacopolium, 7(3), 45–57. https://doi.org/10.36465/jop.v7i3.1375

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free