Abstract
Penggunaan teknologi dalam bidang pertanian, khususnya hidroponik berbasis Internet of Things (IoT), menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sistem pertanian modern. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan di SMKN 1 Pagaran dengan tujuan memberikan pelatihan kepada siswa terkait implementasi teknologi IoT dalam sistem pertanian hidroponik. Kegiatan ini dipilih karena kurangnya pengetahuan siswa mengenai teknologi pertanian modern serta pentingnya menyiapkan generasi muda untuk menghadapi era digital. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan simulasi langsung pengoperasian sistem hidroponik berbasis IoT, yang mencakup pemahaman sensor, pH meter, dan perangkat IoT lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep dasar hidroponik dan IoT, yang diukur melalui pretest dan post-test. Berdasarkan hasil post-test, terdapat peningkatan yang relatif signifikan terutama pada kategori ‘sangat baik’ dari sebelumnya hanya 11,6% menjadi 26,7%. Sedangkan pada kategori ‘baik’ berubah dari 66,6% menjadi 50%. Penurunan nilai ini dikarenakan sebagian peserta mengalami peningkatan pengetahuan setelah diberikan pelatihan sehingga meningkat ke kategori ‘sangat baik’. Secara keseluruhan program ini menunjukkan keberhasilan yang membawa dampak nyata untuk mitra yang terlihat dari hasil post-test.
Cite
CITATION STYLE
Sagala, A., Panggabean, G. F., Lumbantoruan, D. P., Saragih, A., Sinambela, A., & Silalahi, A. O. (2025). Pengenalan Teknologi Internet of Things (IoT) untuk Sistem Hidroponik di SMKN 1 Pagaran, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(1), 163–172. https://doi.org/10.54082/jamsi.1539
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.