Murka Allah terhadap Manusia dalam Pandangan Paulus: Kajian Teologis Berdasarkan Surat Roma

  • Walean R
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Apakah benar Allah yang diagungkan dan disembah oleh umat Kristen adalah Allah yangmenghadirkan dan menimpakan kemarahan atau murka-Nya kepada umat-Nya tanpa alasanmendasar? Ini adalah satu dari juttan pertanyaan yang sering timbul dalam kehidupan umatKristen masa kini. Banyak yang beranggapan bahwa Allah merupakan sesosok pribadi yangtidak memiliki nurani, kasih, maupun rasa iba. Allah kerap kali digambarkan sebagai sosokpribadi yang kejam dan langsung meluapkan murkanya kepada umat-Nya, jika umat-Nyatersebut bersalah. Tulisan ini mencoba membahas konsep murka Allah kepada umatkesayangan-Nya. Penulis memberi batasan kajian ini dengan hanya mengacu kepada satutokoh yang terdapat dalam Alkitab, yaitu Rasul Paulus dan juga hanya meneliti terhadap suratPaulus kepada jemaat di Roma. Tulisan ini memakai metode penelitian riset kepustakaanuntuk mencari apa arti sesungguhnya dari murka Allah dalam pandangan Rasul Paulus. Hasiltemuannya adalah; Rasul Paulus memiliki pandangan bahwa murka Allah adalah bentuk sifatAllah yang adil dan juga menjaga kekudusan-Nya. Murka Allah juga adalah konsekuensi atasperbuatan dosa manusia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Walean, R. R. (2024). Murka Allah terhadap Manusia dalam Pandangan Paulus: Kajian Teologis Berdasarkan Surat Roma. MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Gereja, 7(2), 84–99. https://doi.org/10.62240/msj.v7i2.78

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free