Abstract
Lansia merupakan individu yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Lansia mengalami penurunan fisik, fisiologis, dan mental. Perubahan ini saling berkaitan satu dengan yang lain. Intake asupan nutrisi yang tidak seimbang akan mempengaruhi status gizi lansia. Keadaan ini disebut dengan malnutrisi. Melihat pengaruh modifikasi tekstur makanan pada lansia untuk meningkatkan napsu makan sehingga mengurangi kejadian risiko malnutrisi. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif. Hasil pengkajian Mini Nutritional Assessment (MNA) sebelum diberikan intervensi didapatkan skor 22,5. Setelah dilakukan intervensi selama 2x selama sebulan modifikasi tekstur makananan didapatkan belum berpengaruh terhadap tingkat napsu makan lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi tekstur makanan belum berpengaruh terhadap tingkat napsu makan dikarenakan jangka waktu yang belum optimal.
Cite
CITATION STYLE
Nafisah Gita Ayu Sakila, & Dinasti Pudang Binoriang. (2025). PERAN CAREGIVER TERHADAP EFEKTIVITAS MODIFIKASI MAKANAN PADA LANSIA. Jurnal Riset Daerah, 24(4), 226–233. https://doi.org/10.64730/jrdbantul.v24i4.136
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.