Pola Asuh Orang Tua Terhadap Gangguan Emosi Anak Disabilitas Sensorik Dalam pandangan Islam

  • Suhartika D
  • Mutiawati M
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Anak  disabilitas sensorik memiliki emosi yang sulit dikotrol sebab memiliki kesulitan dalam panca indra dimana sulit menyampaikan apa yang mereka mau dan mereka tidak mau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orang tua berkaitan dengan gangguan emosi pada anak penyandang disabilitas sensorik dalam padangan islam. Penelitian jenis ini diklasifikasikan sebagai penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengasuhan demokratis dan permisif adalah yang diterapkan oleh orang tua dalam gaya pengasuhan mereka pada anak disabilitas sensorik, anak disabilitas sensorik  kecematan patumbak masuk pada kategori  tunarunggu dimana berkaitan dengan masalah pendengaran. Bentuk gangguan  emosi sensorik tunarunggu ditandai dengan sorot mata yang tajam, marah dengan melempar barang ketika menginginkan sesuatu atau berontak pada hal yag tidak dituruti hal yang berkaitan kesulitan dalam berkomunikasi serta mengalami kecewa atau marah apabila dikucilkan dari lingkungan pertemanannya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suhartika, D., & Mutiawati, M. (2024). Pola Asuh Orang Tua Terhadap Gangguan Emosi Anak Disabilitas Sensorik Dalam pandangan Islam. Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 14(1), 83. https://doi.org/10.24014/jiik.v14i1.30665

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free