Pengolahan Eceng Gondok Sebagai Pupuk Organik Berbasis Zero Waste Di Kelurahan Tiwu Galih, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah

  • Novianti S
  • Putra L
  • Al Farozi M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kelurahan Tiwu Galih merupakan salah satu wilayah Green Belt Waduk Batujai. Daerah aliran sungai (DAS) yang mengarah ke Waduk Batujai mempengaruhi keadaan fisik dan lingkungan sekitarnya. Kemudian pertumbuhan eceng gondok yang sangat cepat dan tidak terkendali dapat menyebabkan sedimentasi yang mengakibatkan pendangkalan sungai/waduk, dan merusak kualitas air. Tujuan dari penelitian ini untuk memanfaatkan sumber daya eceng gondok sebagai pupuk organik alternatif melalui pemberdayaan masyarakat dan mengurangi jumlah eceng gondok di daerah aliran sungai Waduk Batujai Lombok Tengah dengan basis zero waste. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, controlling decomposer, monitoring dan evaluasi hingga pengemasan produk. Hasil yang diperoleh adalah pupuk padat. Masyarakat diedukasi memanfaatkan pengelolaan sampah yang memperlakukan sampah sebagai sumber daya. Eceng gondok yang merugikan dapat diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi lingkungan dan ekonomi masyarakatEceng Gondok

Cite

CITATION STYLE

APA

Novianti, S., Putra, L. A., Al Farozi, M. S. R., & Setiawan, E. (2023). Pengolahan Eceng Gondok Sebagai Pupuk Organik Berbasis Zero Waste Di Kelurahan Tiwu Galih, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Portal ABDIMAS, 1(1), 74–81. https://doi.org/10.29303/portalabdimas.v1i1.2368

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free