Abstract
Perkembangan industri kreatif menuntut desain kemasan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga fungsional, informatif, dan etis. Namun, pembelajaran desain kemasan di SMK masih cenderung berfokus pada aspek estetika dan penguasaan perangkat lunak, sementara praktik prototyping dan penerapan etika visual belum optimal. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kualitas desain kemasan dan pemahaman etika visual siswa SMK melalui penerapan Prototype-Based Learning. Kegiatan dilaksanakan melalui analisis kebutuhan, perancangan modul, workshop, pendampingan pembuatan prototype, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam menyusun struktur informasi kemasan, menjaga keterbacaan dan konsistensi visual, serta memahami pentingnya etika dalam desain. Luaran berupa desain kemasan dan prototype menunjukkan kualitas visual yang lebih baik dan pesan yang lebih tepat. Program ini memberikan pengalaman belajar yang mendekati praktik industri kreatif dan berdampak positif terhadap kesiapan profesional siswa SMK.
Cite
CITATION STYLE
Moch Ali Wisudawan Prakarsa, Widya Oktary Setiawarhani, & Arief Sulistiyono. (2026). Implementasi Prototype-Based Learning untuk Meningkatkan Kualitas dan Etika Desain Kemasan Siswa SMK. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 17070–17074. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4880
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.