Abstract
ABSTRAK Latar Belakang: Daun Lengkuas (Alpinia Galanga) merupakan tumbuhan yang banyak tumbuh di Indonesia. Tumbuhan ini digunakan sebagai pembersih luka sehabis melahirkan, air mandi bagi penderita rematik, dan sebagai stimulasia. Tujuan: Mengetahui tentang hasil Uji Farmakognostik dan Identifikasi Senyawa Pada Beberapa Fraksi Ektrak Etanol Daun Lengkuas (Alpinia Galanga) Metode: proses ekstraksinya menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70% dilakukan selama 3 x 24 jam, di uapkan dengan rotary vacuum evaporatour sampai ekstrak kental kemudian difraksinasi dengan pelarut yang berbeda dan dideteksi senyawa metabolt sekunder denga metode uji warna dan KLT Hasil: Uji makroskopis meliputi warna dau hijau licin dengan panjang 40cm, lebar 8cm, tepi rata, ujung runcing, pangkal daun tumpul, pertulangan meyirip. Uji mikroskopis yaitu adanya epidermis, parenkim, dan stomata. Hasil Parameter fisiko-kimia susut pengeringan yaitu 0,23%, Sari pelarut dengan pelarut tertentu larut air dan larut etanol yaitu 0,405% dan 0,395%. Hasil skrining fitokimia senyawa yang didapat pada fraksi n-hrksan, fraksi etil asetat, dan fraksi metanol yaitu steroid, tanin, fenolik, terpanoid, alkaloid, saponin, dan flavanoid. Hasil KLT fraksi n-heksan dengan fase gerak metanol:ammonium (5:0,25) dengan peyemprotan dragenroff warna merah bata (alkaloid). Simpulan: pengujian farmakognostik memenuhi persyaratan dan ekstrak Daun Lengkuas (Alpinia Galanga)
Cite
CITATION STYLE
Saubari, Y., Nastiti, K., & Mambang, M. (2020). Uji Farmakognostik dan Identidikasi Senyawa Pada Beberapa Tingkatan Fraksi Ekstrak Etanol Daun Lengkuas (Alpinia Galanga). Journal Pharmaceutical Care and Sciences, 1(1), 102–110. https://doi.org/10.33859/jpcs.v1i1.27
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.