Abstract
Mempelajari dan memperdalam kajian studi kawasan Islam merupakan suatu hal menarik yang selalu muncul dan dapat ditemukan di mana pun dan kapan pun. Begitupun meneliti Orientalisme dan Oksidentalisme tidaklah mudah. Meskipun kajian Orientalisme telah berkembang cukup lama, namun harus memuat banyak unsur dan beberapa variabel untuk menelusuri dinamika intelektualisme. Oleh karena itu, kami membuat artikel ini untuk mempertimbangkan pentingnya gerakan dan perspektif Barat dan Timur, serta mendiskusikan tahap awal dari perspektif tersebut dan tujuan dari masing-masing perspektif. Dari sudut pandang Timur, Barat sering digambarkan sebagai materialisme, kapitalisme, rasionalisme, dinamisme, sains, positivisme, dan sekularisme. Pada saat yang sama, negara- negara Barat memandang Timur sebagai negara yang miskin, bodoh dalam hal statistik, fatalistis, dan penuh warna.
Cite
CITATION STYLE
Syamsudin, D., Hermawati, H., & Komarudin, O. (2024). Melacak Jejak Orientalisme dan Oksidentalisme: Sebuah Tinjauan dalam Studi Kawasan Islam. Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati, 5(1), 298–304. https://doi.org/10.55943/jipmukjt.v5i1.233
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.