PPPUD GITAR SEBAGAI UNGGULAN DAERAH DAN WISATA INDUSTRI KREATIF DI DESA MANCASAN, BAKI, SUKOHARJO, JAWA TENGAH

  • Hastiningsih W
N/ACitations
Citations of this article
106Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berdasarkan permasalahan yang dialami oleh mitra Ari Kustanto, masih belum maksimalnya produksi, belum adanya merek dagang, belum adanya pengelolaan keuangan, dan pemasaran yang belum maksimal dipasar global. Berdasarkan permasalahan diatas, Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah pada tahun pertama akan berkonsentrasi pada bidang peningkatan produksi, pembukuan dan pemasaran. Peningkatan jumlah produksi dilaksanakan dengan cara pemberian bahan baku dan alat produksi yang memadai. Pengelolaan keuangan dilakukan secara komputerisasi dan online. begitu pula dengan pemasaran dilakukan dengan menggunakan media online (Face book, Instagram, Website dan Marketplace). Hal ini diterapkan merupakan solusi yang diberikan oleh mitra guna menciptakan kualitas dan kuantitas yang maksimal, pengelolaan keuangan yang baik dan terkomputerisasi, branding yang dikenal masyarakat luas. Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara serta pemberian pelatihan mengenai produksi dan K3, pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran online.  Hasil dari kegiatan PPPUD ini adalah peningkatan kapasitas produksi,  peningkatan asset mitra, publikasi di media cetak Solopos, pembuatan media pemasaran (kartu nama dan nota transaksi penjualan) serta pemasaran online di Tokopedia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hastiningsih, W. T. (2019). PPPUD GITAR SEBAGAI UNGGULAN DAERAH DAN WISATA INDUSTRI KREATIF DI DESA MANCASAN, BAKI, SUKOHARJO, JAWA TENGAH. Dharmakarya, 8(4). https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v8i4.23530

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free