PENGARUH STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN FLY ASH TERHADAP PARAMETER KUAT GESER

  • Reki Arbianto
  • Gunarso G
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tanah adalah bagian dari permukaan bumi yang ditandai oleh lapisan yang sejajar denganpermukaan sebagai hasil modifikasi oleh proses-proses fisis, kimia maupun biologis yang bekerja di bawah kondisi yang bermacam-macam dan bekerja selama periode tertentu (Thornbury,1957). Dalam dunia Teknik sipil tanah menjadi penting karena sebagai tempat berdirinya infrastruktur bangunan, supaya infrastruktur bangunan di atasnya stabil maka diperlukan daya dukung yang memadahi. Tanah yang di klasifikasikan berjenis lempung dengan plastisitas tinggi cenderung memiliki daya dukung yang rendah. Daya dukung tanah dasar yang rendah dapat di tingkatkan dengan metode stabilisasi. Stabilisasi tanah adalah suatu metode yang digunakan untuk memperbaiki sifat-sifat tanah dasar agar daya dukung tanah tersebut menjadi lebih baik sehingga tanah menjadi stabil dan mampu memikul beban yang bekerja terhadap konstruksi diatas tanah. Penelitian ini dibagi menjadi lima tahap pekerjaan yaitu : Pengambilan sampel dan material benda uji, pengujian tanah dasar, Pembuatan benda uji, pengujian Fisik dan mekanik tanah yang telah distabilisasi, analisis dan pembahasan. Pengujian kuat geser menggunakan uji geser langsung dengan 5 variasi campuran ditambahan pengujian pada tanah Asli. Hasil penelitian menunjukkan parameter kuat geser tertinggi untuk kohesi terjadi pada variasi III (fly-ash 20%) dan nilai sudut geser pada Variasi II (Fly-ash 15%). Nilai terendah untuk nilai kohesi pada Variasi IV (Fly-ash 25%) dan nilai sudut geser pada Variasi VI (Fly-ash 30%). Secara umum pada parameter kohesi terjadi trend yang parabolic. Peningkatan nilai kohesi rata-rata akibat penambahan Fly-ash sebesar 13 %.

Cite

CITATION STYLE

APA

Reki Arbianto, & Gunarso, G. (2022). PENGARUH STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN FLY ASH TERHADAP PARAMETER KUAT GESER. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(2), 433–444. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i2.3758

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free