PROFESIONALISME GURU PASCA UNDANG-UNDANG GURU DAN DOSEN

  • Suryana A
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Lahirnya UU Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen diharapkan memberikan dorongan peningkatan martabat guru sebagai sebuadi profesi. Harapan dan keinginan meningkatkan economic level sebagai sebuah profes- masin iskan melihat angka-angka guru yang belum memenuhi kualifika;' pada tahun 2004, yakni sekitar 78.1% atau 119.470 guru TK, sekitar 34.0% atau 391.507 guru SD, sekitar 71,2% guru SMP, dan sekitar 46,6% guru SMA belum memenuhi kualifikasi. (Direktorat Tenaga Kepend?dikan;24). Optimistik dengan kesungguhan dalam penataan ketenagaan merupakan bekal bahwa pemenuhan kualifikas ketenagaan guru dapat dipenuhi dengan baik. Dengan demikian tidak usah kawatir dan menganggap “euforia” semata bahwa guru memii/k asa dan harapan dengan keluarnya Undang-Undang guru dan dosen tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suryana, A. (2017). PROFESIONALISME GURU PASCA UNDANG-UNDANG GURU DAN DOSEN. Jurnal Administrasi Pendidikan, 4(1). https://doi.org/10.17509/jap.v5i1.6180

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free