Kepemimpinan Peserta Didik Perempuan dalam Pandangan Guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Siwalan

  • Aisyah N
  • Aini R
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstract; The understanding of the role of women who have always been assigned to the domestic sphere by cultural constructions and misinterpretation of the meaning of religious texts indirectly forms a stereotype if women cannot or should not take part in the public sphere including holding leadership positions. In this case, the role of schools as educational institutions is needed, where an individual or group is formed in understanding and knowledge to be able to understand the concept of equality. This is in line with the research objectives that want to know how women's leadership, more specifically female students in educational institutions. This research uses a field research method with a qualitative approach. The informants taken include all class leaders, some students who do not occupy leadership positions, the principal, two Islamic religion teachers, the Deputy Head of Student Affairs, and a counselor. Data collection methods through observation, interviews, and documentation. The results showed that the leadership of female students was fully supported by various parties, of course with several supporting factors behind it.Abstrak: Pemahaman mengenai peran perempuan yang dari dulu selalu ditugaskan di dalam ranah domestik oleh konstruktif budaya dan kesalahan penangkapan makna dari teks agama secara tidak langsung membentuk stereotip jika perempuan tidak bisa maupun tidak boleh berkiprah di ranah publiktermasuk memegang posisi kepemimpinan. Dalam hai ini dibutuhkan peran dari sekolah selaku institusi pendidikan tempat di mana seorang individu maupun kelompok dibentuk pemahaman dan pengetahuannya untuk mampu memahami konsep kesetaraan. Hal ini selaras dengan tujuan penelitian yang ingin mengetahui bagaimana kepemimpinan perempuan yang lebih spesifiknyapeserta didik perempuan di institusi pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Adapun informan yang diambil meliputi seluruh ketua kelas, beberapa peserta didik yang tidak menduduki posisi kepemimpinan, kepala sekolah, dua guru PAI, Waka Kesiswaan, dan seorang guru BK/BP. Metode pengumpulan data melalui observasi,wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan peserta didik perempuan didukung penuh dari berbagai pihak tentu dengan beberapa faktor pendukung yang melatarbelakanginya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aisyah, N. H., & Aini, R. (2023). Kepemimpinan Peserta Didik Perempuan dalam Pandangan Guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Siwalan. Jurnal Hawa : Studi Pengarus Utamaan Gender Dan Anak, 5(1), 67. https://doi.org/10.29300/hawapsga.v5i1.4065

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free