Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keharmonisan keluarga dengan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Luwuk. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, pengumpulan data adalah dengan menyebarkan angket kepada siswa sebagai sampel penelitian. Analisis yang digunakan adalah uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi (r) = 0,39242 adalah angka positif. Hal ini menunjukkan pengaruh keharmonisan keluarga terhadap motivasi belajar di SMA Negeri 1 Luwuk adalah positif. Adapun Nilai KD = 15,4% menunjukan besar pengaruh keharmonisan keluarga terhadap motivasi belajar di SMA Negeri 1 Luwuk sebesar 15,4%. Sedangkan nilai Thitung = 2,45, Dengan derajat kebebasan (db) = 35 – 2 = 33 dan taraf signifikansi 0,05 = 1,69 sehingga, Thitung lebih besar dari pada Ttabel atau 2,45 > 1,69, maka korelasi yang terjadi adalah adanya hubungan keharmonisan keluarga dengan motivasi belajar peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Luwuk Dengan demikian hipotesis diterima karena Thitung lebih besar dari Ttabel.
Cite
CITATION STYLE
Mangerang, F. (2024). Hubungan Keharmonisan Keluarga dengan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas XI di SMA Negeri 1 Luwuk. Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(2), 71–80. https://doi.org/10.53090/j.linear.v8i2.745
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.