KONSEP TOLERANSI PERSPEKTIF PARA PAKAR DAN MUFASIR

  • Wijaya S
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Toleransi merupakan hal yang sangat urgen dalam kehidupan yang majemuk seperti negara Indonesia. Keadaan ini membuat negara yang kaya akan keragaman ini yang mungkin tidak ditemukan di Negara lain, namun keadaan yang seperti ini juga rentan terhadap permusuhan dan perpecahan antar golongan. Dari sini pendapat mufassir menjadi penting melihat mayoritas masyarakat Indonesia adalah umat Muslim yang berpegang teguh pada ajaran al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan al-Qurtubi terhadap penafsirannya tentang toleransi. Hasil dari penilitian ini adalah konsep toleransi menurut al Qurtubi diantaranya: pertama, Pengakuan terhadap adanya keberagaman yang Allah SWT tetapkan, kedua, Tidak ada pemaksaan untuk memeluk agama, ketiga, menerapkan keadilan baik untuk Muslim maupun non-Muslim, keempat, mengutamakan perdamaian, kelima, meneguhkan persatuan, keenam, larangan merusak dan mencela simbol keagamaan orang lain.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wijaya, S. (2020). KONSEP TOLERANSI PERSPEKTIF PARA PAKAR DAN MUFASIR. Hikami : Jurnal Ilmu Alquran Dan Tafsir, 1(2), 19–28. https://doi.org/10.59622/jiat.v1i2.14

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free