Abstract
WHO menggolongkan dengue sebagai salah satu dari sepuluh penyakit global yang menjadi ancaman bagi kesehatan manusia. Kejadian dengue telah mengalami peningkatan yang signifikan secara global selama beberapa dekade terakhir, termasuk Indonesia. Indonesia termasuk salah satu negara endemis DBD. Tingkat penyebaran DBD di Indonesia semakin meluas sehingga diperlukan tindakan segera untuk memutus rantai penularannya, salah satu dengan kegiatan pemberdayaan berbasis komunitas. Tujuan dari pemberdayaan ini adalah untuk memberikan bekal pengetahuan yang mumpuni terkait pencegahan dan pengendalian DBD melalui gerakan komunitas yang inovatif. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 24 September 2023 bertempat di Desa Kuwiran Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah edukasi, demontrasi pembuatan eco friendly mosquito trap (End-Most) dan sisipan cek kesehatan gratis. Hasil dari kegiatan pengabdian dan pemberdayaan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan partisipasi aktif masyarakat untuk mencegah DBD untuk mencapai derajat kesehatan yang diharapkan.
Cite
CITATION STYLE
Romadhon, Y. A., Darmawan, A., Hasna, B. H. A., & Muhajiriansyah, M. (2023). Ar-Razi Interconnected System for Dengue Control Through Innovative Community sebagai Upaya Pengendalian DBD di Desa Kuwiran, Boyolali, Jawa Tengah. Jurnal Inovasi Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 659–664. https://doi.org/10.54082/jippm.226
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.