Abstract
Mahasiswa tingkat akhir sering mengalami tekanan psikologis selama penyusunan skripsi yang dapat memicu kecemasan. Data World Health Organization (WHO) tahun 2021 menunjukkan bahwa sekitar 4,4% populasi dunia atau 359 juta orang mengalami gangguan kecemasan, menjadikannya gangguan mental paling umum secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan manajemen waktu terhadap kecemasan mahasiswa tingkat akhir. Terdiri dari latar belakang, masalah utama, dan tujuan penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi angkatan 2022. Jenis penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 266 mahasiswa tingkat akhir yang dipilih menggunakan teknik Probability Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner manajemen waktu dan kuesioner kecemasan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Gamma dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara manajemen waktu dengan kecemasan mahasiswa tingkat akhir dalam penyusunan skripsi (p < 0,05 yaitu 0.001). Semakin baik manajemen waktu yang dimiliki mahasiswa, semakin rendah tingkat kecemasan yang dialami. Pada penelitian ini mahasiswa masih sering mengalami kesulitan dalam mengatur jadwal, cenderung menunda pengerjaan skripsi, dan lebih sering bermain ponsel. Diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan kedisiplinan dan manajemen waktu agar tingkat kecemasan menurun.
Cite
CITATION STYLE
Nurfadilah, D., Mawarti, I., Nasution, R. A., Sari, L. A., & Yuliana, Y. (2025). HUBUNGAN MANAJEMEN WAKTU TERHADAP KECEMASAN PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR DALAM PENYUSUNAN SKRIPSI. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(4), 17107–17113. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51948
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.