Abstract
Penelitian ini membahas penerapan strategi pendidikan literasi digital yang kreatif dan menyenangkan di desa Sukasenang. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman literasi digital peserta didik, mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan dalam masyarakat teknologi, dan menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan. Metode pembelajaran yang digunakan adalah model jigsaw, di mana peserta didik bekerja dalam kelompok kecil dengan beragam kemampuan. Program ini menggunakan media tulis dan audio visual untuk mendukung pemahaman peserta didik. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan 4 jenis tahapan kegiatan yang telah dilaksanakan, terdiri dari: tahap sosialisasi program, tahap pelatihan, tahap pengimplementasian, dan tahap evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan oleh KKN kelompok 17 dihargai oleh peserta didik, dengan 85% peserta didik menyukainya. Namun, masih ada tantangan dalam meningkatkan minat peserta didik dalam proses belajar. Program ini berpotensi memberikan dampak positif pada pengembangan literasi digital di pedesaan dan metode pembelajaran yang inovatif. Diharapkan bahwa keberlanjutan program ini akan membantu peserta didik lebih aktif dalam belajar literasi digital dan mendorong inovasi dalam pendidikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pendidikan literasi digital yang kreatif dan menyenangkan dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan literasi digital di lingkungan pedesaan.
Cite
CITATION STYLE
Aisyah, R., Sawaludin, Y., Vergania, R., Mashfufah, S., Fauzi, I. R., Nasir, M., … Fachrezi, M. D. (2023). STRATEGI PENDIDIKAN LITERASI DIGITAL YANG KREATIF DAN MENYENANGKAN DI PEDESAAN. Jurnal PkM MIFTEK, 4(2), 71–78. https://doi.org/10.33364/miftek/v.4-2.1460
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.