Abstract
Tulang belakang mempunyai peran yang penting dalam aktifitas gerak manusia. Tugas tulang belakang sangat berat yaitu sebgai penegak tubuh dan sebagai penyokong berat tubuh. Angka kejadian gangguan tulang belakang pada anak cukup tinggi, salah satunya gangguan scoliosis 85%, 2-6% diderita oleh anak usia 10-16 tahun. Gangguan tulang belakang dapat menyebabkan beberapa permasalahan mulai dari gangguan musculoskeletal, neuromuscular bahkan sampai dengan gangguan pernafasan. Guna mengatasi kondisi ini maka diperlukan deteksi postur sejak dini. Selain melakukan tindakan deteksi dini, program yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan pada tulang belakang adalah back school. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan siswa sekolah dasar tentang gangguan tulang belakang.Bentuk kegiatan berupa penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 80 peserta. Hasil kegiatan pengabdian menunjukan peningkatan pengetahuan peserta dari nilai 36,41 % menjadi nilai 65 % untuk tingkat pengetahuan, sedangkan untuk nilai ketrampilan meningkat dari nilai 39,62 % menjadi 80,77 %. Keywords: gangguan, anak, latihan
Cite
CITATION STYLE
Dwi Setiyawati, & Hendrawan, A. (2020). Upaya Pencegahan Gangguan Tulang Belakang Pada Anak Sekolah Dasar Melalui Program Pelatihan Back School Fisioterapi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Irsyad (JPMA), 2(1), 72–78. https://doi.org/10.36760/jpma.v2i1.82
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.