Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap proses pelaksanaan tradisi lokal masyarakat adat di Enklave Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Ranupani, Kecamatan Senduro, Lumajang, serta nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi dengan desain deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Ranupani memiliki tiga tradisi utama: unan-unan, kasada, dan karo. Nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi tersebut meliputi penghormatan terhadap leluhur, toleransi, sosial, ekonomi, silaturahmi, dan kepatuhan agama. Implikasi nilai-nilai tersebut mencakup merawat tradisi leluhur, menumbuhkan kepedulian, serta mempererat tali silaturahmi dan harmonisasi kehidupan masyarakat. Penelitian ini memperkaya pemahaman tentang integrasi nilai Islam dalam tradisi lokal masyarakat adat.
Cite
CITATION STYLE
Fitriah, E. A., & Muttaqin, A. I. (2024). Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Lokal Masyarakat Adat di Daerah Enklave TNBTS Ranupani Senduro Lumajang. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, 17(2), 151–174. https://doi.org/10.54471/tarbiyatuna.v17i2.3440
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.