Abstract
Permasalahan sampah rumah tangga di Indonesia didominasi oleh sampah organik, namun tingkat pemilahan dari sumber masih rendah. Penelitian ini bertujuan merancang sistem insentif pengelolaan sampah organik berbasis maggot dengan pendekatan Design Thinking. Data diperoleh melalui wawancara berbasis Theory of Planned Behavior (TPB), kuesioner pada 30 responden dari dua komunitas rumah tangga di Jawa Barat, serta analisis prioritas teknis menggunakan House of Quality (HOQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan utama warga mencakup layanan jemput, pencatatan setoran yang transparan, fleksibilitas bentuk insentif, dan reward tambahan. Prioritas teknis tertinggi adalah penyediaan layanan jemput, wadah terpisah, dan layanan ambil sampah langsung. Rancangan sistem yang dihasilkan meliputi alur penyetoran, penimbangan, pencatatan, pemberian insentif, serta penguatan partisipasi sosial. Kesimpulan nya, sistem ini dinilai layak diterapkan karena sesuai dengan kebutuhan warga dan berpotensi mendukung keberlanjutan pengelolaan sampah berbasis maggot dalam kerangka ekonomi sirkular.
Cite
CITATION STYLE
Wijaya, M. R., Ikhwana, A., & Kurniawati, R. (2025). Perancangan Sistem Insentif Berbasis Design Thinking Pada Pengelolaan Sampah Organik. Jurnal Kalibrasi, 23(2). https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.23-2.2854
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.