Teori Klasik dan Efektivitas Organisasi di Era Digital

  • Tania Melani Putri
  • Suwandi
N/ACitations
Citations of this article
144Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengaruh teori organisasi klasik terhadap efektivitas organisasi di era digital. Teori klasik, yang mencakup pendekatan ilmiah Frederick Taylor, prinsip manajemen Henri Fayol, dan birokrasi Max Weber, menekankan pada struktur, efisiensi, dan hierarki yang jelas dalam pengelolaan organisasi. Meskipun teori ini berkembang pada awal abad ke-20, prinsip-prinsip dasarnya masih digunakan secara luas, terutama dalam organisasi besar dan stabil. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur dan studi kasus pada beberapa organisasi digital di Indonesia Tujuannya untuk menunjukkan bahwa meskipun beberapa aspek teori klasik, seperti pembagian kerja dan koordinasi yang terstruktur, masih relevan untuk efisiensi operasional, penerapan yang kaku dapat menghambat inovasi dan adaptasi terhadap perubahan teknologi. Oleh karena itu perlu menyesuaikan antara prinsip-prinsip klasik dengan pendekatan manajemen modern yang lebih mudah dan saling meningkatkan efektivitas organisasi di era digital.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tania Melani Putri, & Suwandi. (2025). Teori Klasik dan Efektivitas Organisasi di Era Digital. Journal of Literature Review, 1(2), 373–378. https://doi.org/10.63822/smrx1r04

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free