Abstract
Saat ini tingkat prevalensi kolesterol di dunia 45%, Asia 30% dan Indonesia 35%. Peningkatan kadar kolesterol diperkirakan menyebabkan 2,6 juta kematian dan 29,7 juta kecacatan per tahun. Salah satu pemanfaatan obat tradisional yaitu daun salam (Syzygium polyanthum Wight) dan jahe merah (Zingiber officinale var rubrum) yang telah terbukti khasiatnya dalam menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kelurahan Lempake dikenal dengan produksi jahe merah yang ditanam oleh warga kelompok tani Desa Sukorejo. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan daun salam dan jahe merah sebagai antikolesterol, serta memberikan edukasi pembuatan serbuk teh kombinasi daun salam dan jahe merah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi persiapan, pembuatan, pemaparan materi dan evaluasi Penyuluhan Pembuatan Serbuk Teh Unamera (Daun Salam dan Jahe Merah) Sebagai Penurun Kolesterol. Berdasarkan hasil kegiatan penyuluhan, diperoleh 13 dari 17 masyarakat yang mengalami peningkatan hasil pretest ke postest. Hal tersebut dapat diartikan adanya pengaruh pemahaman pada masyarakat sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan. Kata Kunci: Kolesterol, Daun Salam, Jahe Merah
Cite
CITATION STYLE
Rita Murgiati, S., Ratna Dewi, S., Hadid Al Waqiyah, A., Eka Rahayu, N., Nisha Biono Putri, A., & Azizyah Al-Mukarramah, N. (2024). Penyuluhan Pembuatan Serbuk Teh Unamera (Daun Salam dan Jahe Merah) Sebagai Penurun Kolesterol. Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 260–267. https://doi.org/10.51771/jukeshum.v4i2.755
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.