Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelengkapan persyaratan klaim pasien BPJS di unit rawat inap terhadap keterlambatan klaim Rumah Sakit Umum Daerah Majalaya. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah Kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, Studi Pustaka, Kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dengan sampel sebanyak 97 berkas klaim pasien BPJS unit rawat inap pada bulan Januari sampai Maret.Berdasarkan uji statistik dengan siginifikansi α = 10% (0,1) atau tingkat kepercayaan 90% menunjukan pengaruh ketidaklengkapan syarat klaim pasien BPJS di unit rawat inap terhadap keterlambatan klaim RSUD Majalaya bahwa rata-rata klaim yang dapat diklaimkan adalah 70 % dan yang mengalami keterlambatan 30 %. Permasalahan yang ditemukan dari penelitian yang dilakukan adalah (1) Ketidaktepatan pengkodea serta tindakan yang telah diberikan kepada pasien, (2) Ketidaksesuaian pengisian atau penginputan data pasien, (3) Belum adanya SOP tentang kliam BPJS rawat inap, (4) Terdapat beberapa scan yang tidak jelas, (5) Sering mengalami ganguan jaringan internet.Kata Kunci: Klaim INA-CBGs, Rawat Inap, Keterlambatan
Cite
CITATION STYLE
Minii, R., & Sari, I. (2022). PENGARUH KELENGKAPAN PERSYARATAN KLAIM PASIEN BPJS UNIT RAWAT INAP TERHADAP KETERLAMBATAN KLAIM RSUD MAJALAYA. INFOKES (Informasi Kesehatan), 6(1), 14–20. https://doi.org/10.56689/infokes.v6i1.714
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.