Abstract
Permasalahan akan biomassa khususnya sekam padi masih menjadi persoalan penting untuk dipecahkan khususnya ketika panen tiba yang dapat menghasilkan tumpukan sekam padi pada tempat-tempat penggilingan padi. Sekam padi yang dianggap limbah hanya dibiarkan menumpuk atau dibakar yang tentunya memiliki dampak lain terkait lingkungan akibat asap yang ditimbulkan serta merusak ekosistem lingkungan sungai akibat adanya pembuangan sekam padi pada aliran sungai. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan sekaligus mengajak Kelompok Tani Eccengnge’ Desa Maggenrang Kabupaten Bone Sulawesi Selatan mengubah sekam padi menjadi bio-arang briket yang mudah direplikasi. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan dengan tiga tahapan yaitu Sosialisasi, Pelatihan dan Pendampingan. Hasil olah latih Kelompok Tani menunjukkan peningkatan keterampilan yang signifikan dimana hasil evaluasi observational sheet menunjukkan keaktifan mencapai 95% dimana Kelompok Tani Eccengnge’ sangat aktif, mengetahui formulasi bahan dan antusias melaksanakan pelatihan pembuatan bio-arang briket dari biomassa sekam padi.
Cite
CITATION STYLE
ASFAR, A. M. I. A., Asfar, A. M. I. T., Ridwan, R., DAMAYANTI, J. D., Mukhsen, M. I., & Budianto, E. (2023). Bio-Arang Briket Dari Limbah Sekam Padi Melaui Olah Latih Kelompok Tani Eccengnge’. Prosiding Konferensi Pengabdian Masyarakat, 1, 21–28. https://doi.org/10.59329/pkpm.v1i.88
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.