Abstract
Pola asuh dalam keluarga memiliki peranan sangat penting dalam membentuk emosi dan mempengaruhi perkembangan mental anak. Jika anak tidak bisa mengelola emosinya dengan baik dapat menimbulkan respons yang maladaptif yang sangat berisiko mengalami gangguan jiwa, salah satunya skizofrenia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh keluarga dengan mekanisme koping pada penderita skizofrenia di klinik jiwa RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dalam bentuk googleform. Jumlah sampel 27 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Uji analisis dalam penelitian ini menggunakan uji gamma. Hasil penelitian didapatkan bahwa pola asuh keluarga sebagian besar demokratis sebanyak 88,9%, otoriter sebanyak 7,4% dan permisif sebanyak 3,7%, serta mekanisme koping yang dialami penderita skizofrenia sebagian besar adaptif sebanyak 77,7%. Terdapat hubungan yang bermakna antara pola asuh keluarga dengan mekanisme koping pada penderita skizofrenia (p=0,038). Berdasarkan hasil tersebut diharapkan keluarga dapat menerapkan bentuk pola asuh yang tepat kepada anak sehingga anak tidak mengalami/ menggunakan koping yang maladaptif dalam menyelesaikan masalah.
Cite
CITATION STYLE
Rokhim, A., Rohmi, F., & Muhammad, Z. (2022). Hubungan Pola Asuh Keluarga dengan Mekanisme Koping pada Penderita Skizofrenia. Nursing Sciences Journal, 6(1), 6. https://doi.org/10.30737/nsj.v6i1.2638
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.