Self-Efficacy Calon Independen dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020 di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat

  • Marselia Hardi R
  • Asrinaldi
  • Indah Adi Putri
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Eksistensi bakal calon independen yang telah menyerahkan berkas dukungan kepada KPU, meningkat secara kuantitas sehingga menarik peneliti untuk melihat lebih lanjut akan kesiapan diri mereka dalam Pilkada tahun 2020 di Kota Bukittinggi.  Penelitian ini mengkaji self-efficacy bakal calon independen yang dikaitkan dengan teori anggapan atas kemampuan diri oleh Albert Bandura, dimana ia menjelaskan bahwa self-efficacy merupakan suatu bentuk judgement/anggapan seseorang atas kemampuan diri mereka, yang mana kemudian hasil yang setiap individu harapkan memiliki keterkaitan dengan self-efficacy yang mereka miliki. Artikel menggunakan metode kualitatif dalam hal untuk menganalisis dan menjelaskan lebih rinci terkait self-efficacy bakal calon independen dilihat dari sumber dorongan utama yang menjadi acuan mereka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bakal pasangan calon independen memiliki anggapan atas kemampuan diri yang baik dalam pencalonan diri melalui jalur independen. Hal inilah yang menghadirkan kesimpulan bahwa self-efficacy bakal calon independen memang didasari oleh hasil yang mereka harapkan atas tindakan yang mereka pilih meskipun bukan dari suatu sumber dorongan yang sama.

Cite

CITATION STYLE

APA

Marselia Hardi, R., Asrinaldi, & Indah Adi Putri. (2023). Self-Efficacy Calon Independen dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020 di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Jurnal Transformative, 9(1), 22–42. https://doi.org/10.21776/ub.transformative.2023.009.01.2

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free