INTERAKSI FAMILI × LOKASI PADA UJI KETURUNAN GENERASI KEDUA Eucalyptus pellita

  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengaruh interaksi genotipe dengan lingkungan perlu diamati untuk menetapkan strategi seleksi yang efektif dalam plot uji keturunan, khususnya pada generasi tingkat lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengamatan pengaruh interaksi famili × lokasi pada uji keturunan generasi kedua jenis Eucalyptus pellita yang dibangun di dua lokasi: Wonogiri, Jawa Tengah dan Pelaihari, Kalimantan Selatan. Sebanyak 49 famili diuji menggunakan rancangan acak lengkap berblok (RALB), 6-10 blok, 5 pohon per plot dan jarak tanam 4 m × 1,5 m. Pengukuran data meliputi tinggi, diameter setinggi dada, dan volume batang pada umur 2 dan 4 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa famili yang diuji berbeda nyata (p<0,01) pada seluruh sifat yang diamati, sedangkan interaksi famili × lokasi tidak berbeda nyata. Nilai heritabilitas famili berkisar sedang – tinggi pada semua sifat dengan nilai Tipe B korelasi genetik berkisar 0,67 – 0,94. Nilai heritabilitas dan korelasi genetik cenderung semakin tinggi seiring dengan bertambahnya umur tanaman. Kurang dari 16% dari famili yang diuji menunjukkan perubahan rangking yang interaktif antarlokasi berdasarkan nilai indeks seleksi multi-sifat. Secara umum seleksi famili berdasarkan gabungan data dari kedua lokasi plot uji keturunan menunjukkan nilai perolehan genetik yang lebih tinggi dibandingkan seleksi tidak langsung, namun bervariatif terhadap seleksi langsung pada masing-masing lokasi. Hal ini memberikan implikasi bahwa strategi seleksi famili dengan penggabungan data dari dua lokasi yang diuji perlu dilakukan pada kombinasi dan arah yang tepat dengan memperhatikan besarnya variasi genetik yang ada.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mangkuwibowo, F., Indrioko, S., & Nirsatmanto, A. (2018). INTERAKSI FAMILI × LOKASI PADA UJI KETURUNAN GENERASI KEDUA Eucalyptus pellita. JURNAL PEMULIAAN TANAMAN HUTAN, 12(1), 25–39. https://doi.org/10.20886/jpth.2018.12.1.25-39

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free