Abstract
Pegawai aparatur negara dituntut memiliki kinerja optimal dalam mendukung pemerintahan yang efektif. Penelitian ini menyelidiki pengaruh budaya organisasi dan kepemimpinan transformasional terkait kinerja pegawai di Kejaksaan Negeri Purwakarta, baik secara parsial ataupun simultan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif-verifikatif. Seluruh pegawai Kejaksaan (n=81) termasuk dalam populasi, yang dipilih lewat teknik pengambilan sampel sensus. Data terkumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda, uji t, dan uji F. Hasil analisis memperlihatkan bahwa kepemimpinan transformasional berdampak positif signifikan terkait kinerja (koefisien β=0,152; p<0,05) dan budaya organisasi juga berdampak positif signifikan (β=0,522; p<0,001). Untuk simultan kedua variabel tersebut berkontribusi signifikan (R²=0,780, F=138,42, p<0,001) terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan temuan ini, peningkatan kinerja pegawai dapat tercapai lewat penerapan kepemimpinan transformasional yang efektif dan penguatan budaya organisasi yang kondusif. Dengan demikian, pimpinan di Kejaksaan Negeri Purwakarta diharapkan terus mengembangkan gaya kepemimpinan inspiratif dan menanamkan nilai budaya kerja positif guna meningkatkan kinerja pada berkelanjutan.
Cite
CITATION STYLE
Ayudiyani, P., & Deden Sutisna M. N. (2026). Peran Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai pada Kejaksaan Negeri Purwakarta. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 7(4), 3217–3227. https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i4.7581
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.