Analisis Hukum terhadap Daya Saing Produk Lokal Versus Impor Non Migas dari Tiongkok

  • Yetti
  • Miftahul Haq
  • Dedy Felandry
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah Implikasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.04/2018 terkait UU No 5 Tahun 1999 terhadap daya saing produk lokal versus impor non migas dari Tiongkok dan akibat hukum nya . Metode penelitian ini dilakukan secara langsung dilapangan sesuai dengan jenisnya penelitian hukum sosiologis. Hasil penelitian diketahui bahwa impilikasi Pembebasan bea masuk sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diberikan untuk:  setiap Penerima Barang per 1 (satu) hari; 1 (satu) kali pengiriman dalam waktu 1 (satu) hari, sepanjang nilai pabean atas keseluruhan narang kiriman tidak melebihi USD75.00 (tujuh puluh lima United States Dollar) dan akibat hukum nya aya saing  produk lokal  versus  impor non migas dari Tiongkok adalah tidak berlakunya asas lex Superior de Rogat Lex Imperiori yang artinya secara hirarkhi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.04/2018  yang hirarkhinya di bawah Undang-Undang mengalahkan undang-undang N0. 5 Tahun 1999.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yetti, Miftahul Haq, & Dedy Felandry. (2020). Analisis Hukum terhadap Daya Saing Produk Lokal Versus Impor Non Migas dari Tiongkok. Jurnal Hukum Respublica, 20(1), 102–113. https://doi.org/10.31849/respublica.v20i1.6273

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free