Hubungan tingkat kemandirian dan kebugaran dengan kualitas hidup lansia

  • Ningrum B
  • Chondro F
N/ACitations
Citations of this article
81Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

LATAR BELAKANGData kependudukan Indonesia menunjukkan peningkatkan populasi lansia setiap tahunnya. Kondisi ini berdampak pada peningkatkan prevalensi penyakit degeneratif pada lansia yang kemudian berdampak pada tingkat kemandirian dan kebugaran lansia. Penelitian yang sudah dilakukan masih menunjukkan kontroversi kedua kondisi tersebut di atas dengan kualitas hidup lansia. METODEPenelitian ini merupakan peneliitan potong silang yang dilakukan pada 86 lansia di RW 01 Jelambar Baru, Jakarta Barat. Data dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner Barthel Index untuk mengukur tingkat kemandirian, Non exercise fitness test untuk mengukur tingkat kebugaran dan WHOQOL-BREF untuk mengukur tingkat kualitas hidup responden. Analisa bivariat dilakukan untuk mengetahui hubungan tingkat kemandirian dan kebugaran dengan kualitas hidup lansia, menggunakan uji statistik Fisher's Exact Test dan Chi Square dengan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0.05. HASILAnalisis hubungan tingkat kemandirian dengan kualitas hidup lansia menggunakan Fisher’s Exact Test, di dapatkan hasil p=0.235. Analisis hubungan tingkat kebugaran dengan kualitas hidup lansia menggunakan uji Chi-Square didapatkan hasil p=0.708. KESIMPULANTidak terdapat hubungan antara tingkat kemandirian dan kebugaran dengan kualitas hidup lansia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ningrum, B. P., & Chondro, F. (2019). Hubungan tingkat kemandirian dan kebugaran dengan kualitas hidup lansia. Jurnal Biomedika Dan Kesehatan, 2(4), 138–143. https://doi.org/10.18051/jbiomedkes.2019.v2.138-143

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free