Abstract
Blue carbon is a carbon stored in the coastal ecosystem such as mangrove ecosystems, seagrass beds and brackish/salty swamps. Seagrass ecosystems can absorb and drain large amounts of carbon from the atmosphere and deposited to tissues or sediments for a long time. The aim of this study was to determine the type, percentage of seagrass cover and carbon stocks in seagrass beds on Poteran Waters. The study was conducted in January - March 2019. Sampling was done by purposive sampling method. Carbon deposit in seagrasses was calculated using the loss on ignition (LOI) method. Seagrass species found on Poteran Island were 7 species, namely Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea serrulata, Cymodocea rotundata and Halodule uninervis, Halophila ovalis and Syringodium isoetifolium. Cymodocea serrulata had the highest density value with value 336 ind/m2 and the highest seagrass cover value was 20.45% by Cymodocea rotundata. The value of biomass under the substrate (4.24 dw.m-2 - 400.5 dw.m-2) is more than the value of biomass on the substrate (2.43 dw.m-2 - 54.52 dw.m-2). Carbon values under the substrate (1.52 gC.m-2 - 141.09 gC.m-2) and above the substrate (0.71 gC.m-2 - 5.83 gC.m-2). The carbon value in the two station was not normally distributed but did not have a significant carbon comparison value using the Mann Whitney U-Test analysis test.Karbon biru atau sering disebut blue carbon ialah karbon yang tersimpan pada ekosistem pesisir seperti ekosistem mangrove, padang lamun dan rawa payau/asin. Ekosistem padang lamun mampu menyerap dan memindahkan jumlah besar karbon dari atmosfir dan diendapkan ke dalam jaringan atau sedimen untuk waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, persentase tutupan lamun dan kandungan karbon pada padang lamun di Perairan Pulau Poteran. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2019 – Maret 2019. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Perhitungan kandungan karbon pada lamun menggunakan metode loss on ignition (LOI). Jenis lamun yang ditemukan di Perairan Pulau Poteran sebanyak 7 spesies yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea serrulata, Cymodocea rotundata dan Halodule uninervi, Halophila ovalis dan Syringodium isoetifolium. Nilai kerapatan tertinggi terdapat pada lamun Cymodocea serrulata sebesar 336 ind/m2 dan nilai penutupan lamun tertinggi sebesar 20,45 % oleh jenis lamun Cymodocea rotundata. Nilai biomassa dibawah substrat (4,24 gbk/m2 – 400,5 gbk/m2) lebih besar dibandingkan nilai biomassa diatas substrat (2,43 gbk/m2 – 54,52 gbk/m2). Nilai kandungan karbon dibawah substrat (1,52 gC/m2 – 141,09 gC/m2) dan diatas substrat ( 0,71 gC/m2 – 5,83 gC/m2). Nilai kandungan karbon pada kedua stasiun pengamatan tidak terdistribusi secara normal dan tidak memiliki perbedaan nilai kandungan karbon yang signifikan dengan menggunakan uji analisis Mann Whitney U-Test.
Cite
CITATION STYLE
Sirait, W. K., Hartati, R., & Widianingsih, W. (2022). Simpanan Karbon pada Padang Lamun di Perairan Pulau Poteran Madura Jawa Timur. Journal of Tropical Marine Science, 5(1), 1–8. https://doi.org/10.33019/jour.trop.mar.sci.v5i1.2617
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.