Abstract
Cooling tower adalah alat penukar kalor yang mendinginkan air kondensat melalui kontak langsung dengan udara yang dihisap oleh fan. Penelitian dilakukan pada cooling tower di PLTP Area Kamojang, yang pada kondisi eksisiting sekarang menunjukkan efektivitas 53,3%, dan tidak sesuai standar pada nameplate sebesar 85%. Penurunan efektivitas ini disebabkan oleh umur pakai dan kotoran yang mengganggu filling media, sehingga nilai range dan approach meningkat, dan menyebabkan penurunan nilai efektivitas. Solusi masalah ini melibatkan perancangan ulang cooling tower menggunakan perhitungan yang divalidasi dengan software Solidwork, diikuti analisis kinerja, perbedaan hasil manual dan simulasi, serta analisis ekonomi. Hasil perancangan ulang menunjukkan peningkatan efektivitas menjadi 84,54%, dengan nilai NPV sebesar Rp 244,378,986,197.56 dan payback period selama 6 bulan.
Cite
CITATION STYLE
Indah Mustika Hazaar, Ratu Fenny Muldiani, Sri Wuryanti, & Adistia Prajani. (2024). Perancangan Cooling Tower Unit 5 PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang. Jurnal Teknik Energi, 13(1), 43–46. https://doi.org/10.35313/.v13i1.4097
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.