Abstract
Meningkatnya populasi manusia dan urbanisasi pesat menyebabkan lonjakan kebutuhan produk manufaktur. Hal ini memerlukan sistem kontrol yang lebih kompleks dan terkoneksi digital. Otomasi industri, terutama penggunaan Programmable Logic Controller (PLC), menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Namun, integrasi berbagai merek PLC dalam satu sistem menghadapi tantangan karena perbedaan sistem, kendali, dan protokol komunikasi. Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) diimplementasikan untuk mengatasi masalah ini dengan menghubungkan perangkat pengendali ke perangkat lunak pengawasan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan SCADA berbasis Node-RED untuk memonitor dan mengontrol Modular Production System (MPS) dengan integrasi multi brand PLC. Integrasi pada multibrand diterapkan untuk mengimplementasikan dan menguji performa protokol FINS UDP dan Modbus TCP. Hasil pengujian menunjukkan FINS UDP memiliki delay lebih rendah (66,85 ms) dan throughput lebih tinggi (3706,2 bps) dibandingkan Modbus TCP, yang memiliki delay (348,05 ms) dan throughput (3353,25 bps).
Cite
CITATION STYLE
Subekti, R., Hadiani, D., & Ardaneshwara, A. (2024). Optimisasi SCADA di MPS dengan FINS UDP vs Modbus TCP via Node-RED. The Indonesian Journal of Computer Science, 13(4). https://doi.org/10.33022/ijcs.v13i4.4315
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.