Analisis Laju dan Volume Sedimentasi pada Embung Oelomin Menggunakan Metode MUSLE (Modified Universal Soil Loss Equation)

  • Bunganaen W
  • Kumalawati A
  • Endrayani I
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keberadaan Embung Oelomin cukup penting sebagai sumber air baku bagi masyarakat Desa Oelomin. Masyarakat mengelola lahan pertanian dengan memanfaatkan air dari embung. Umur embung telah mencapai 30 tahun tentunya mengalami beberapa perubahan yang menjadi faktor utama penyebab terjadinya erosi seperti perubahan tataguna lahan, aspek fisik serta kurangnya pemeliharaan yang berpengaruh terhadap kenaikan presentasi sedimen pada embung. Seiring waktu akan menyebabkan pendangkalan yang berpengaruh terhadap daya tampung embung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya laju dan volume sedimentasi yang mengendap pada Embung Oelomin. Analisis laju dan volume sedimentasi menggunakan metode MUSLE dengan faktor limpasan permukaan sebagai penyebab erosi. Hasil penelitian diperoleh laju dan volume sedimentasi pada periode ulang 2, 5, 10, 15, 20, 30, 50 dan 100 tahun yaitu 1.031,407 ton dan 398,694 m3, 1.159,730 ton dan 448,97 m3, 1.223,877 ton dan 473,093 m3, 1.245,273 ton dan 481,364 m3, 1.267,043 ton dan 489,780 m3, 1.297,154 ton dan 501,419 m3, 1.329,491 ton dan 513,919 m3, 1.364,343 ton dan 527,391 m3. Secara teoritis pada periode ulang 30 tahun tampungan mati masih dalam batas yang  disediakan yaitu 940 m3.

Cite

CITATION STYLE

APA

Bunganaen, W., Kumalawati, A., & Endrayani, I. D. P. M. (2024). Analisis Laju dan Volume Sedimentasi pada Embung Oelomin Menggunakan Metode MUSLE (Modified Universal Soil Loss Equation). JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS), 4(1), 01–12. https://doi.org/10.35508/forteks.v4i1.15458

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free