Abstract
Penelitian ini menganalisis perubahan lahan di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, dari 2015 hingga 2021 dengan menggunakan metode penginderaan jauh melalui Google Earth dan ArcGIS. Penelitian ini memiliki tujuan utama untuk mengisi kekosongan pengetahuan dengan mendalami perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Besitang selama periode 2015 hingga 2021. Metode pendekatan spatial approach dan comparative approach yang digunakan melibatkan analisis citra satelit dan pemanfaatan Sistem Informasi Geografi (SIG) untuk memberikan gambaran yang rinci, analisis yang mendalam, serta penjelasan komprehensif mengenai pola perubahan penggunaan lahan di tingkat kecamatan. Penelitian ini juga mencakup perbandingan dengan peta perubahan lahan Kecamatan Besitang tahun 2015-2021 sebagai salah satu pendekatan utama dalam analisisnya. Hasil penelitian mengungkapkan penurunan signifikan vegetasi, dari 77% pada tahun 2015 menjadi 55% pada tahun 2021, terutama karena perubahan lahan menjadi jalan. Pembangunan bangunan oleh masyarakat hanya sedikit meningkat, dari 12% menjadi 17%, menunjukkan perkembangan yang tidak masif. Namun, yang paling mencolok adalah peningkatan signifikan penggunaan lahan untuk jalan, dari 9% pada 2015 menjadi 30% pada 2021, mengindikasikan upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antara daerah ini dengan luar, meskipun ini berdampak pada berkurangnya vegetasi alami dan hutan hijau. Secara keseluruhan, penelitian ini mencatat perubahan drastis dalam penggunaan lahan di Kecamatan Basitang, Kabupaten Langkat, selama periode tersebut.
Cite
CITATION STYLE
Lubis, D. P., Permana, S., Rahmadi, M. T., Milanda, D. A., Pratama, A., & Halim, J. (2023). Analisis Perubahan Penggunaan Lahan di Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat Tahun 2015-2021. Media Komunikasi Geografi, 24(2), 114–125. https://doi.org/10.23887/mkg.v24i2.60671
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.